Masih ingat dengan Ahok?, saya yakin kalau seluruh rakyat Indonesia ini tahu, kenal atau paling tidak pernah mendengar nama mantan bupati Belitung Timur ini. Nama lengkapnya adalah Basuki Tjahaja Purnama, namun ia lebih terkenal dengan nama Ahok. Ia adalah pejabat yang sangat fenomenal dan penuh kontroversi, terutama saat ia mendaulat sebagai Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, melanjutkan tugas dari Bapak Joko Widodo yang kini menjabat sebagai Presiden negara kesatuan Republik Indonesia. Saat Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia banyak membuat kebijakan-kebijakan yang sangat bagus dan dinilai oleh beberapa kalangan kebijakan Ahok ini sungguh berani. Iya, itulah Ahok yang konon katanya adalah gubernur terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia.
![]() |
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama [Ahok] |
Mari kita bersama-sama meneruskan 9 program Ahok, yang nantinya bisa dinikmati semua kalangan masyarakat ibukota Jakarta.
Terlepas dari urusan politik dan agama yang menyebabkan Ahok tidak bisa meneruskan cita-citanya membangun dan membenahi kota Jakarta sepenuhnya, sudah selayaknyalah kita mengingatkan kepada masyarakat kita bahwa apa yang sudah dicanangkan oleh gubernur Ahok sebelumnya, harus diteruskan. Tidak peduli siapa yang mendapat kepercayaan masyarakat dan menjabat sebagai pemimpin Daerah Khusus Ibukota Jakarta ini. Tentu saja meneruskan program-program kerja Ahok ini, nantinya bisa dinikmati dan ditujukan ke semua kalangan masyarakat. Baik itu masyarakat kelas bawah, menengah dan juga masyarakat kelas atas. Karena hakekat pembangunan memang seharusnya demikian.
Berikut adalah prestasi karier atau program-program Ahok yang harus kita lanjutkan :
1. Transportasi
umum agar lebih lancar dan nyaman
Alat
transportasi darat kota Jakarta yaitu bis-bis Transjakarta yang sudah berjalan,
harus dikembangkan dan dirawat. Dikembangkan disini dalam arti yang dirasa
belum ada, segera diadakan. Seperti jumlah armada bis Transjakarta, koridor
tambahan, service station untuk bis-bis Transjakarta, dan lainnya, jika setelah
direview, dirasa perlu,ya segera diwujudkan, jangan ditunda. Dirawat artinya
semua peralatan dan infrastruktur transportasi umum, harus dibuatkan system pelestariannya.
Baik itu sarana dan jadwal perawatannya. Semua standard-operasi harus
dilakukan, karena ini menyangku layanan public.
2. Generasi
anak bangsa agar lebih Sehat dan Pintar
Tujuan
pembangunan yang sebenarnya adalah meningkatkan kesejahteraan secara
keseluruhan. Pembangunan yang paling tidak bisa dinomor-duakan adalah
pembangunan didunia pendidikan. Dunia sudah membuktikan bahwa pembangunan sumber
daya manusia bisa menghantarkan bangsa dalam persaingan ekonomi dan tehnologi
yang menjadi ukuran kemajuan sebuah negara.
Untuk
itu, program Jakarta Sehat dan Jakarta
Pintar yang sudah dirintis oleh Ahok, harus dilanjutkan. Teruskan, dan control
agar selalu ‘Tepat Sasaran’. Iya, kata-kuncinya adalah ‘Tepat Sasaran’. Ini harus selalu dlakukan pengawasan pelaksanaanya.
3. Kota
Jakarta harus menjadi lebih bersih dan sehat
Program
Kali-Bersih contohnya. Coba bandingkan keadaan kali atau sungai-sungai kita,
sekarang dan beberapa tahun silam sebelum jamannya Jokowi dan Ahok. Sekarang kita tinggal melanjutkan.
Saya pikir bukan kerjaan sulit. Kita hanya perlu menjaga system yang ada serta
secara terus-menerus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya ‘Kali Bersih’. Serius dan berkelanjutan
disini menjadi kata-kunci. Keberhasilan program Jakarta Bersih dan Sehat ini
akan berpengaruh atau terkait dengan program lainnya, yang nantinya juga akan
sangat besar pengaruhnya pada keberhasilan pembangunan dibidang Ekonomi.
4. Kota
Jakarta harus benar-benar bebas banjir
Ini
berkaitan dengan program Ahok yang sudah kita bahas di nomer 3 sebelumnya,yaitu
program ‘Kali Bersih‘. Dengan kata-kunci Serius dan berkelanjutan membangun
kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke kali, sehingga kali-kali
Jakarta akan tetap terjaga kebersihannya, dan akhirnya tidak terdengar lagi
kata-kata ‘Jakarta langganan Banjir’.
Juga soal pompa-pompa seperti di Pluit, harus dibuatkan S.O.P dan jadwal
perawatan agar bisa tetap berfungsi di musim hujan. Tanpa kondisi Jakarta yang Bebas Banjir, akan
mengakibatkan pembangunan ekonomi terganggu. Jadi akan selalu saling
berhubungan, saling terkait antara program yang satu dengan program yang
lainnya.
5. Kota Jakarta
harus semakin rapi
Hal-hal
yang sudah dimulai sebelumnya, hendaknya dilanjutkan. Seperti misalnya warga
yang tinggal dipinggir kali, dipindahkan
ke rumah susun. Tentu saja tindakan pendekatan dan sosialisasi tujuan
program ini ke masyarakat terus-menerus secara bijak dan sabar. Begitupun soal
perapian Pedagang Kaki Lima yang masih membandel, yang masih memaksa berdagang
pada bukan tempatnya, yang menyebabkan kemacetan, harus di bereskan. Terus-menerus secara bijak. Tentu saja
urusan begini tidak bisa kita selesaikan dalam waktu dekat. Ini disebabkan
kesadaran masyarakat kota kita yang boleh dibilang masih sangat rendah, kalau
tidak mau dibilang, ‘susah diajak maju, susah diajak rapi’. Harap maklum,
sabar.
6. Kota Jakarta
harus benar-benar bebas pungutan liar.
Boleh
kita bilang pada jaman Ahok menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, ia
benar-benar sukses membasmi hampir semua pungutan liar yang sudah menjadi
budaya masyarakat kita. Ini tidak mudah, diperlukan keberanian dan keseriusan.
Karena kita sama-sama tahu, para pelaku pungutan liar ini memang di backing-up
oleh para oknum pejabat. Nah, hasil babat-alas oleh Ahok ini, harus dijaga,
diteruskan, jangan sampai tumbuh-menjamur lagi pungutan-pungutan liar yang
merugikan negara. Sudahlah, mohon para pejabat yang sekarang benar-benar
bekerja ikhlas demi rakyat dan kemajuan Jakarta. Tanpa niat baik, sia-sia
semuanya apa yang sudah dimulai dengan baik.
7. Aspirasi
warga Kota Jakarta harus ada tempat untuk menyalurkan
Layanan-layanan
pengaduan demi pengembangan Jakarta yang sudah sempat berjalan dengan baik
dimasa Ahok, harus tetap kita jalankan, bahkan harus dikembangkan sistemnya. Sebenarnya
kalau kita pikir, dengan adanya nomor-pengaduan, akan memperingan petugas
pemerintah kota. Okay, anggaran pembangunan kan berasal dari warga kota,
hasilnya kita tujukan untuk seluruh warga kota, tentu saja wajar kalau SPK juga
dari warga kota. Semua semakin transparan. Dan warga kota pun merasa ikut
berperan dalam menyelesaikan permasalahan kota.
8. Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Khusus Ibukota Jakarta jadi Transparan
Pada
point ke 7, sudah saya utarakan bahwa anggaran pembangunan kan berasal dari
warga kota, hasilnya kita tujukan untuk seluruh warga kota, lntas buat apa pula
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD], kita tidak buka kepada warga
kota. Kan itu dana mereka, bahkan gaji para pejabat kota pun boleh dibilang
berasal dari warga-kota. Intinya, transparansi
akan APBD kita lanjutkan. Jangan ditutup-tutupi, apalagi karena maksud untuk
diselewengkan.
9. Pegawai
Negeri Sipil menjadi lebih Disiplin
Sebagai abdi atau pelayan
warga kota, sudah selayaknya kita merasa malu kalau kita terlihat santai dalam
menjalankan tugas. Gaji PNS sekarang ini sudah jauh lebih baik dibandingkan
dengan masa-masa sebelumnya. Kalau memang sudah tidak sanggup melayani
masyarakat, silahkan mundur, masih banyak yang lebih baik, yang lebih bisa
ikhlas sanggup menjadi pelayan masyarakat. Mulai hari ini, mari kita tingkatkan
kedisiplinan kerja kita. Budayakan malu untuk bolos kerja, malu terlambat masuk
kantor.
Saya yakin jika semua hal yang
saya bahas diatas dilanjutkan dengan baik dan benar, bisa membuat Kota Jakarta
atau propinsi DKI Jakarta lebih baik dan maju. Semoga ini bisa menjadi
inspirasi bagi kita semua, termasuk kawan-kawan kita diluar propinsi DKI
Jakarta.
0 Response to "9 program gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang harus kita lanjutkan"
Post a Comment
Terima kasih sobat sudah berkunjung di Hotline Terkini, Cara baru Berbagi Online, sekarang giliran anda berkomentar yang sesuai dengan tema artikel. Salam Blogger.